Jakarta – Di penghujung 2023, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi. Bank pelat merah ini, berhasil menyabet predikat “Best of The Best” pada ajang Digital Banking Awards 2023 yang diselenggarakan Investortrust.id dan Intellectual Business Community (IBC).

Direktur Eksekutif IBC, Dr Bayu Prawira Hie menjelaskan, perbankan adalah sektor dalam industri jasa keuangan yang paling agresif mendigitalisasi sistem pelayanan dan operasionalnya. Hal itu berdampak pada alokasi belanja infrastruktur teknologi informasi yang cukup besar. Selain itu, juga berdampak pada sifat layanan dan operasional perbankan.

Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah kantor cabang bank di Indonesia sebanyak 3.449 unit hingga Juni 2023.

Jumlah tersebut berkurang 104 unit dari setahun sebelumnya yang sebanyak 3.553 unit per Juni 2022. Hal ini tentu tidak lepas dari terjadinya pergeseran layanan dari bentuk fisik kepada bentuk digital banking.

Baca juga: WNI di Luar Negeri Kini Bisa Buka Rekening Pakai BRImo, Begini Caranya

“Digital banking menjadi tumpuan masa depan perbankan nasional, terutama dalam menjangkau keseluruhan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kita semua harus mendukung percepatan dan peningkatan kualitas digital banking oleh perbankan nasional kita. Oleh karenanya, ‘Business Resilience Against Cyber Attack’ dipilih sebagai tema Digital Banking Awards tahun ini,” ujar Bayu dalam keterangan resminya, 15 Desember 2023.

Pemeringkatan dalam Digital Banking Awards 2023 menggunakan kriteria yang terdapat dalam “Blue-Print Tranformasi Digital Perbankan” dari OJK.

Selanjutnya penilaian bank berdasarkan self-assessment oleh bank, masukan dari masyarakat, pengolahan data sekunder yang dilakukan oleh tim riset, dan terakhir penilaian dari dewan juri melalui wawancara bank yang menjadi kandidat penerima penghargaan.

Dewan juri Digital Banking Awards 2023 terdiri dari DR. dr. Bayu Prawira Hie, MBA (Pakar Transformasi Digital Industri Keuangan, Executive Director Intellectual Business Community) sebagai ketua Dewan Juri, dengan anggota Dewan Juri Hermawan Thendean (praktisi teknologi industri keuangan, mantan eksekutif bidang teknologi informasi BCA) dan Rico Usthavia Frans (praktisi digitalisasi industri keuangan).

Kemudian, ada Irwan Habsjah (pengamat perbankan, mantan Komisaris BTPN), Suria Dharma, (Deputy Presiden Direktur Samuel Sekuritas), dan Primus Dorimulu, (Pemimpin Redaksi Investortrust.id).

Bank-bank yang dinilai dikelompokkan dalam tujuh kelompok bank, yaitu bank yang termasuk Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 1 (dengan modal inti hingga Rp 6 triliun), bank dalam KBMI 2 (dengan modal inti Rp 6 triliun hingga Rp 14 triliun), bank dalam KBMI 3 (modal inti Rp 14 triliun hingga Rp 70 triliun), bank dalam KBMI 4 (modal inti di atas Rp 70 triliun), kelompok bank syariah, kelompok bank pembangunan daerah (BPD), dan kelompok bank digital murni.

Baca juga: Strategi BRI Tumbuh Secara Berkelanjutan Bersama UMKM

Masing-masing kelompok bank ada enam kriteria penghargaan, yaitu Dimensi Data, Dimensi Teknologi, Dimensi Manajemen Risiko, Dimensi Kolaborasi, Dimensi Tatanan Institusi, dan Dimensi Customer.

Secara keseluruhan ada 37 bank penerima penghargaan. Rinciannya, sebanyak 34 bank menerima penghargaan untuk 1 dimensi, 2 bank menerima penghargaan untuk 2 dimensi, yaitu Bank Mayapada dan Bank Sahabat Sampoerna, serta  satu bank menerima penghargaan untuk 3 dimensi, yakni Bank Rakyat Indonesia.

Dengan demikian, Bank BRI ditetapkan sebagai “Best of The Best” dalam Digital Banking Awards 2023. (*)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *