Jakarta – Sosok Mantan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Peraero) Tbk, (BRI) Suprajarto yang telah menghembuskan napas terakhir pada pada Selasa, 19 Desember 2023 pukul 09.08 waktu Singapura, meninggalkan kesedihan mendalam bagi sanak keluarga dan seluruh kolega. 

Semasa hidupnya, Suprajarto yang lahir di Yogyakarta pada 28 Agustus 1956 meninggalkan rekam jejak mumpuni. Sebab, dirinya dikenal sebagai bankir senior yang meniti karier di Bank BRI.

Berdasarkan catatan Infobank, Suprajarto pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada tahun 2005-2006.

Jalan karier Suprajarto pun berlanjut saat mengemban tugas menjadi Pemimpin Wilayah Jakarta-Kantor Wilayah Jakarta 1 BRI pada tahun 2006-2007.

Dirinya juga sempat bertugas lama menjabat sebagai Direktur Jaringan dan Layanan BRI pada 2007 hingga 2015. Setelah mengemban tugas sekitar 1 dasawarsa, ia dipindahtugaskan menjadi Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (BNI) pada tahun 2015.

Baca juga: Kabar Duka, Mantan Dirut BRI Suprajarto Tutup Usia

Dua tahun setelah itu, jabatan Wakil Direktur Utama BNI digantikan oleh Herry Sidharta yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Kemudian, saat tidak lagi mengemban tugas di BNI, Suprajarto kembali bergabung di BRI dan dipilih sebagai Dirut BRI di RUPS pada 15 Maret 2017. Ketika itu, Suprajarto menggantikan Asmawi Syam yang telah purnatugas pada Maret 2017.

Jabatan Dirut BRI ini pun terus berlangsung hingga ia ditunjuk sebagai Dirut BTN oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 29 Agustus 2019. 

Hanya saja, dirinya menolak diangkat menjadi Dirut Bank BTN dan memilih untuk mengundurkan diri.

Sementara posisi jabatan terakhir Suprajarto saat ini adalah Komisaris Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim). Posisi ini dijabat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 17 Maret 2022.

Catatan Gemilang Karier Suprajarto

Suprajarto yang mendapat titah memimpin PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sejak Maret 2017 itu, memiliki segudang prestasi yang cukup membanggakan. 

Di bawah kepemimpinanya, pada akhir Desember 2017, BRI berhasil menjadi bank terbesar di Indonesia secara bank only maupun konsolidasi. Dalam Rentang Waktu Maret 2017- Juni 2019, pencapaian kinerja keuangan BRI tercatat sangat baik.

Catatan Infobank juga menyebut, total aset bank pelat merah tersebut pada Maret 2017 sebesar Rp996,0 triliun, meningkat menjadi Rp1.288,2 triliun pada Juni 2019 atau tumbuh 29,3 persen dengan nominal pertumbuhan sebesar Rp292,2 triliun.

Adapun, total kredit perseroan dari Rp681,3 triliun melonjak menjadi Rp888,3 triliun pada Juni 2019, tumbuh 30,39 persen dengan nominal sebesar Rp207,1 triliun. 

Sementara itu, total simpanan atau dana pihak ketiga (DPK) Bank BRI yang pada Maret 2017 sebesar Rp734,0 triliun meningkat menjadi Rp945,1 Triliun pada Juni 2019, atau tumbuh 28,8 persen dengan nominal sebesar Rp211,1 triliun.

Dari sisi raihan laba, tercatat total laba sebesar Rp29,0 triliun pada 2017, meningkat menjadi Rp32,4 triliun pada tahun 2018 atau tumbuh 11,7 persen. Sementara itu pada Juni 2019 Laba BRI mencapai Rp16,1 triliun atau tumbuh 8,2 persen dibandingkan posisi Juni 2018.

Sedangkan kapitalisasi pasar Bank BRI juga meningkat dengan menempati posisi ke-3 di ASEAN pada Tahun 2019, dengan nilai mencapai leboh dari Rp550 triliun.

Baca juga: Jahja, Kartika, Batara, Tigor, Suprajarto dan Lauren, Enam Bankir dari 8 Bankers of The Year versi InfoBank

Dari sisi imbal hasil ke para pemegang saham, dividen yang telah diberikan oleh BRI terus meningkat. Tercatat pada tahun 2017, BRI memberikan dividen sebesar Rp7,5 triliun sementara pada tahun 2018 dividen yang diberikan mencapai Rp9,2 triliun atau meningkat sebesar 22,7 persen.

Dari capaian kinerja keuangan tersebut, BRI meraih berbagai penghargaan baik skala nasional, regional maupun internasional. Pada tahun 2017, perseroan mendapatkan total 44 penghargaan, di antaranya:

  • The Worlds Bigest Public Companies 2017 (Majalah Forbes)
  • Best of The Best Awards 2017 (Forbes)
  • Indonesia BUMN Terbaik 2017 (Investor)
  • ASEAN Public Companies 2017
  • Wealth Creator 2017 (Majalah SWA)
  • Microfinance Product of The Year (Asian Banker).

Jumlah penghargaan yang diterima BRI pun meningkat drastis mencapai 61 piala jika dibandingkan pada tahun 2018, diantaranya:

  • The Best Productivity, Effiency and Automation Initiative, Application or Program untuk produk BRISPOT (Asian Banker)
  • The Best Frictionless Customer Relationship Management untuk produk SABRINA (Asian Banker)
  • The Best E-Commerce Proposition: Indonesian Mall (Asian Banker); Best of The Best Forbs (Forbes Indonesia).

Kemudian, hingga Juni tahun 2019, perseroan pun sudah menyabet total 48 penghargaan, yang di antaranya:

  • Best Retail Bank In Indonesia
  • ASIAN BANKER 2019
  • DUBAI The Best Digital Banking; Best Digital In Indonesia
  • ASIAN BANKER 2019 DUBAI; Best Managed Bank 
  • The Asian Banker; The Most Promising Company In Branding Campaign
  • BUMN Marketeers Awards; Best Of The Best (Awards Bank BRI)

Tak hanya membawa BRI mendulang prestasi, Suprajarto juga diganjar berbagai penghargaan prestisius yang memantapkan dirinya sebagai bankir kawakan terbaik di Tanah Air, antara lain:

  • Tokoh Perubahan Tahun 2017, Republika
  • Marketeer of The Year Tahun 2018, 
  • Markplus; Tokoh Profesional Terbaik di Indonesia Tahun 2018, Indonesia Awards
  • Best Industry Marketing Champion 2018
  • Markplus; State Owned Enterprise TOP CEO 2018
  • Infobank; Bankers of The Year 2019
  • Warta Ekonomi Research and Consulting; Leadership Achievement Award 2019
  • The Asian Banker; Best CEO, Corporate Governance Asia; 
  • CEO of The Year, Bisnis Indonesia; 
  • The Best CEO, IdX Channel.

Editor: Rezkiana Nisaputra

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *