Jakarta – PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) sebagai emiten produsen sarung tangan pada hari ini (7/12) secara resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO), SURI meraih dana sebanyak Rp215,36 miliar.

Dalam proses IPO tersebut, SURI menawarkan sebanyak 1,26 miliar lembar saham atau sebesar 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga per lembar saham yang ditawarkan adalah Rp170 per saham.

Baca juga: 3 Emiten Baru Melantai di BEI, Harga Sahamnya Kompak Naik

Selain itu, dana yang terhimpun dari penawaran umum tersebut, nantinya akan digunakan oleh SURI untuk modal kerja dan kegiatan operasional Perseroan.

Proses pelaksanaan IPO tersebut dilakukan pada 1 hingga 5 Desember 2023, di mana SURI menunjuk pada PT Shinhan Sekuritas Indonesia sebagai lead underwriter atau Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Direktur Utama SURI, Imelda Lin, mengatakan bahwa dengan resminya SURI melantai di BEI, perusahaan ke depannya dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat, serta para stakeholdersnya. Ke depannya, SURI akan terus meningkatkan kualitas dan pelayanan yang diberikan dan tidak henti melakukan ekspansi ke pasar internasional.

“Melalui transparansi dan akuntabilitas, kami percaya dapat memberikan produk sarung tangan dengan kualitas dan mutu yang lebih baik, lebih inovatif, dan kompetitif. Melalui kesempatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk dapat menjadi bagian dari perjalanan kami untuk mencapai tujuan tersebut,” ucap Imelda dalam keterangan resmi di Jakarta, 7 Desember 2023.

Baca juga: Begini Cara BEI Tingkatkan Awareness Produk Investasi Non Saham di Pasar Modal

Sebagai informasi, SURI yang telah berdiri sejak 1988 akan berkomitmen untuk membantu para masyarakat petani kecil dengan bekerja sama sebagai Shamrock Group, di mana Perseroan telah memulai untuk membantu para masyarakat petani karet di Sumatra Selatan dengan bertindak sebagai offtaker atas hasil pertanian karet dan memberikan harga yang kompetitif bagi petani.

Dalam hal ini, sustainability telah menjadi perhatian besar bagi PT Maja Agung Latexindo Tbk dan Shamrock Group sebagai produsen penggunan hasil pertanian karet dan SURI berkomitmen bahwa petani karet berhak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. (*)

Editor: Galih Pratama

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *