Harga Properti Residensial Naik 1,74 Persen, Ini Penyebabnya

Jakarta – Bank Indonesia (BI) melaporkan hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) mengindikasikan bahwa perkembangan harga properti residensial di pasar primer meningkat terbatas. Hal tersebut tecermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan IV 2023 yang tumbuh 1,74 persen secara tahunan (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya yang mencapai 1,96 persen yoy. Baca juga:

Layanan BI Fast Sempat Gangguan Seharian, Ternyata Ini Penyebabnya

Jakarta – Layanan transfer antar bank BI FAST pada Rabu (1/11) pagi pukul 09.00 WIB hingga Kamis (2/11) dini hari mengalami gangguan cukuk panjang. Meski begitu, opsi BI FAST tetap ada di m-banking. Namun, setelah isi PIN untuk transfer baru muncul pesan “sedang dilakukan pemeliharaan sistem”. Baca juga: BI FAST Sempat ‘Ngadat’ Seharian, Kini On

Food Waste RI Terbesar ke-2 Dunia, Bos Great Giant Foods Ungkap Penyebabnya

Bogor – Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara penghasil food waste atau makanan yang terbuang dan menjadi sampah terbesar di dunia.  Berdasarkan data United Nations Environment Programme (UNEP) pada 2020 lalu, tercatat angka food waste di RI mencapai 20,94 juta metrik ton.  Adapun sektor pangan yang paling banyak mengalami pemborosan rantai makanan adalah buah dan sayuran. Di kawasan Asia-Pasifik sendiri hampir separuh

Rupiah Melemah Hampir Tembus Rp16.000 per Dolar AS, Ternyata Ini Penyebabnya

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan sebab melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang menembus Rp15.800 hari ini (19/10). Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, kuatnya dolar AS menyebabkan tekanan pelemahan berbagai mata uang negara lain, termasuk nilai tukar Rupiah. Dibandingkan akhir tahun 2022, indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama

Nilai Tukar Rupiah Melemah di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya

Labuan Bajo – Ketidakpastian perekonomian yang terjadi di global, memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah pada Agustus 2023.  Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Erwindo Kolopaking mengatakan, nilai tukar rupiah per 31 Agustus 2023 melemah sebesar 0,98 persen dibandingkan level akhir Juli 2023.  Baca juga: Bos BI Optimis Rupiah Bisa Perkasa Hingga Segini

Penyaluran Kredit Baru Perbankan Terindikasi Melambat di Juli 2023, BI Ungkap Penyebabnya

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit baru pada Juli 2023 terindikasi melambat dibanding Juni 2023. Hasil survei kepada perbankan menunjukkan bahwa saldo bersih tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru pada Juli 2023 tercatat sebesar 45,1 persen, lebih rendah dari SBT pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 81,7 persen. Berdasarkan kategori bank, perlambatan penyaluran kredit

Pertumbuhan DPK Menurun, Bos LPS Ungkap Penyebabnya

Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa penurunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan merupakan suatu proses normalisasi dan bukan pertanda buruk bagi perekonomian Indonesia. Seperti diketahui, hingga Juni 2023 tercatat menurun menjadi 6,4 persen secara tahunan (yoy), dibandingkan dengan Mei sebesar 6,9 persen yoy. Baca juga: Waduh, Pertumbuhan Kredit

Laba Bersih di Semester I-2023 Susut 19,6%, Bos Unilever Indonesia Ungkap Penyebabnya

Jakarta – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pada hari ini (24/7) telah menggelar paparan publik terkait dengan kinerja keuangannya di semester I-2023, di mana Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp2,8 triliun atau turun 19,6% secara yoy. Selain itu, Unilever Indonesia juga berhasil mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp20,3 triliun atau menurun 5,5% secara yoy, sehingga

Qanun LKS Bikin Perbankan Aceh Melorot, Peneliti CORE Ungkap Penyebabnya

Jakarta – Pro dan kontra rencana revisi Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah masih terus menggelinding bak bola salju. Ada yang menyebut mahzab dual system perbankan, yakni syariah dan konvensional merupakan langkah mundur. Ada juga yang menyebut sebagai langkah maju lantaran masyarakat di Bumi Rencong ini memiliki dua pilihan. Apalagi, OJK, Pemerintah Provinsi Aceh dan pelaku usaha